Aneka

Selasa, 14 Agustus 2012

Bahaya Ghozwul Fiqri mengintai kita


Hal ini senada dengan apa yang dikabarkan melalui sabda Rosulullah Saw. Bahwa kaum muslimin pada akhir zaman nanti akan menjadi target operasi pengkafiran oleh orang-orang kafir di luar islam. Sebagaimana tersebut dalam sebuah hadits :“Beberapa kelompok manusia akan memperebutkan kalian seperti halnya orang-orang rakus yang memperebutkan hidangan.” Seorang sahabat bertanya,”Apakah karena kami waktu itu sedikit, ya Rasulullah?”. Jawab Rasul : “Tidak! Bahkan waktu itu jumlah kalian sangat banyak. Akan tetapi kalian waktu itu seperti buih lautan. Dan sungguh, rasa takut dan gentar telah hilang dari dada musuh kalian.Dan bercokollah dalam dada kalian penyakit wahn”.Kemudian sahabat bertanya, “Apakah yang dimaksud dengan penyakit wahn itu ya Rasulullah?”.Jawab beliau : “Cinta dunia dan takut mati”. Ya inilah kondisi umat Islam di era sekarang. Dimana krisis kepribadian dan krisis percaya diri menghantui seluruh umat Muslim seluruh dunia. Hal ini diperparah dengan stigma bahwa orang muslim adalah sumber kebodohan suatu negeri. Hal dikarenakan kebanyakan penduduk miskin suatu negeri adalah seorang muslim. Selain itu prespektif terhadap suatu kemajuan selalu mengacu kepada budaya barat yang sangat bertentangan islam. Selain itu juga tindakan pemimpin suatu negeri yang selalu mengadopsi system pendidikan buatan barat. Karena hal inilah yang semakin memperparah kondisi umat islam, dikarena hal-hal yang masuk pada pemikiran mereka merupakan hal dengan sudut pandang dunia barat. Karena demikian bessarnya musuh-musuh islam Allah SWT member petunjuk siapa saja yang menjadi musuh dalam islam. Antara lain sebagaimana yang ytertulis dibawah ini: 1. Orang-Orang Yahudi dan Nashrani “Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan pernah rela terhadap kalian, sehingga kalian mengikuti jejak mereka…” (Al Baqarah [2] :120). 2. Orang-orang Musyrik “Sesungguhnya telah kalian dapati orang-orang yang paling besar permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik….” (Al Maidah [5] :82). 3.Orang-orang Munafik “Apabila orang-orang munafiq datang kepadamu, mereka berkata : ‘Kami mengakui, bahwa kamu benar-benar Rasulullah’. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya’, dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafiq itu benar-benar orang pendusta” (Al Munafiqun [63] : 1) “Orang-orang munafiq laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang yang ma’ruf dan menggenggam tangannya (kikir). Mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafiq itulah orang-orang yang fasik”(At Taubah [9]: 67). Meskipun jenis dan kelompok-kelompok yang menyerang kita dari berbagai jenis kemungkaran namun tujuan mereka adalah satu yakni menjauhkan umat muslim dari agamanya dan jika memungkinkan sampai umat islam meninggalkan agamanya. Tinjauan sejarah perang pemikiran Sejak islam menyinari dunia dengan cahayanya yaitu setelah diutusnya Rasulullah Saw untuk seluruh umat manusia. Maka sesuai dengan perintah agama islam untuk menyebarkan islam kese;luruh dunia sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “ Sampaikanlah walau satu ayat.” Ketika Rasulullah Saw, mendirikan daulah pertam kali dengan system terbaik yang pernah ada. Dan pembentukan sebuah daulah dengan kesepakatan seluruh penduduk madinah dengan adanya piagam Madinah. Dan selama kurang lebih 10 abad setelah Rasulullah Saw meninggal dunia. Islam menjadi satu dari dua kekuatan yang menguasai dunia. Kecemerlangan islam tidak dengan begitu saja dibiarkan oleh umat selain islam. Kerajaan Romawi yang mengemban misi Kristenpun akhirnya mencetuskan adanya perang Suci(Crusaider). Sehingga terjadi perang salib yang berkepanjangan selama 3 abad dan dibagi dengan 7 periode. Hingga akhirnya mereka meninggalkan tanah Palestina. Setelah perang Salib bukan dengan begitu saja terhenti permusuhan mereka terhadap islam. Hal ini bisa terlihat ketika terjadi penaklukan Konstatinopel oleh Muhammad Al faith. Melihat selalu terjadinya kekalahan terus menerus oleh dunia islam, mereka mulai memikirkan stategi baru. Setelah melalui pemikiran yang panjang akhirnya mereka mengambil kesimpulan sebagaimana dikemukakan oleh Gladstone, salah seorang perdana menteri Inggris, “Selama Al Qur’an ini ada di tangan ummat Islam, tidak mungkin Eropa akan menguasai dunia Timur”. Dan hal ini mereka terapkan dengan salah satu caranya mendirikan sekolah pendidikan gratis, pengobatan gratis, serta pemberi bantuan sosial secara Cuma-Cuma. Dan hal yang menjadi focus mereka adalah bagaimana mempernbanyak mahasiswa yang belajar ke barat. Sehingga sekembalinya mereka ke negeri mereka, mereka bisa menyebarkan ide-ide barat. Dan hal ini dilakukan terus menerus oleh mereka. Sehingga rasa memiliki islam pada diri mahasiswa semakin hilang, dan akhirnya mereka menyebarkan ide-ide Nasionalisme. Hal ini mencapai puncaknya pada perang dunia 1 dan perang dunia 2 yang mana selalu berada pada posisi musuh bersama. Hingga Akhirnya Daulah islam menjadi negeri-negeri kecil tanpa kekuatan, sehingga mudah untuk dieksploitasi dunia barat. Meskipun misi memusnahkan Daulah islam dari muka bumi telah mereka wujudkan. Mereka masih terus-menerus memerangi islam sampai para pemuda-pemuda islamn jauh dari agama mereka. Karena mereka tahu islam akan tegak kembali dengan pemuda yang teguh memegang agamanya. Metode perang pemikiran Banyak sekali metode Barat untuk mengikis pemikiran-pemikiran islam. mereka menggunakan beberapa istilah, beberapa istilah tersebut antara lain : Sekulerisme. Istilah sekulerisme digunakan untuk menyingkirkan pemikiran islam. Sekulerisme adalah memisahkan antara agama dengan agama. Hal ini berhasil mereka terapkan dengan Negara Turki sebagi model percontohannya. Selain itu sekulerisme sangatlah mereka agungkan karena mereka memberi contoh bahwa Barat mencapai kemajuan setelah meninggalkan agamanya. Hal ini berbeda dengan islam yang maju justeru dengan berjalan dengan agamanya di seluruh aspek kehidupan. Sistem Ekonomi. Sistem ekonomi ini digunakan untuk mencekoki para pelajar bahwa Sistem Ekonomi hanya ada 2 yakni Sistem ekonomi Kapitalis dan Sistem Ekonomi Liberalis. Sehingga kebanyakan system yang digunakan oleh sbanyak Negara adalah sistem ekonomi Kapitalis. Padahal seharusnya diajarkan pula system ekonomi islam yang telah banyak memberikan kemajuan pada dunia selama lebih dari 10 abad lebih. Terorisme. Istilah ini mencuat setelah peristiwa tabrakan dua pesawat komersil pada gedung kembar pentagon. Setelah peristiwa atribut islam diidentikkan dengan teroris. Padahal istilah teroris ini sangat tidak relevan, ketika umat islam melawan kedzaliman mereka sebut dengan teroris sedangkan ketika mereka membubuh orang islam. Mereka menyebutnya dengan menegakkan demokrasi. Masa Kegelapan Eropa. Manipulasi sejarah oleh orang barat. Manipulasi sejarah ini telah banyak meracuni anak negeri. Bagaimana sejarah kegemilangan di Eropa dimanipulasi seolah-olah tidak pernah ada peradaban Islam di Eropa. Ini sungguh pembodohan secara sistematis oleh dunia pendidikan. Fundamentalis. Istilah ini digunakan oleh barat untuk menciutkan nyali kaum muslimin dalam memegang syariat islam. Sehingga mereka dengan mudah memasuki pemikiran pemikiran kaum muslimin. Dan istilah yang digunakan dalam perang pemikiran sangat banyak sekali, sehingga seolah setiap kata yang terlontar oleh barat itulah perang pemikiran yang sebenarnya. Selain menggunakan istilah, mereka juga menggunakan 3 gaya hidup orang modern. Gaya hidup ini meliputi: a. FOOD. Makanan, bagaimanapun juga menginginkan orang islam memakan makanan haram layaknya mereka. Sehingga banyak sekali promosi makanan yang memabukkan dengan mencantumkan 0% alcohol. Selain itu juga bagaimana mengikis rasa ingin tahu terhadap kehalalan suatu makanan. b. FUN. Dunia malam adalah sasaran yang pertama mereka. Karena dunia malam identik dengan remaja dan sex bebas, sehingga pengaruh bagi suatu negeri sangat terasa. c. FASHION. Bagaimana mereka meracuni kaum muslimin terutama kaum muslimah. Mereka memulainya dengan mempropagandakan bahwa kaum muslimah tidak harus dirumah dan taat suami. Kemudia mereka mengajak kaum muslimah memotong jilbab mereka menjadi 2 bagian atas dan bawah. Setelah itu mereka memunculkan trend muslimah memakai kerudung tipis dan celana ketat. Hingga akhirnya kaum wanita memakai pakaian yang terbuka untuk dilihat kalangan umum selain suami dan mahram mereka. Jenis- jenis perang pemikiran 1. Perusakan Akhlaq Dengan berbagai media musuh-musuh Islam melancarkan program-program yang bertujuan merusak akhlaq generasi muslim. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai yang tua renta sekalipun.Di antara bentuk perusakan itu adalah lewat majalah-majalah, televisi, serta musik.Dalam media-media tersebut selalu saja disuguhkan penampilan tokoh-tokoh terkenal yang pola hidupnya jelas-jelas jauh dari nilai-nilai Islam. Mulai dari cara berpakaian, gaya hidup dan ucapan-ucapan yang mereka lontarkan.Dengan cara itu, mereka telah berhasil membuat idola-idola baru yang gaya hidupnya jauh dari adab Islam. 2. Perusakan Pola Pikir Dengan memanfaatkan media-media tersebut di atas, mereka juga sengaja menyajikan berita yang tidak jelas kebenarannya, terutama yang berkenaan dengan kaum muslimin. Seringkali mereka memojokkan posisi kaum muslim tanpa alasan yang jelas. Mereka selalu memakai kata-kata; teroris, fundamentalis untuk mengatakan para pejuang kaum muslimin yang gigih mempertahankan kemerdekaan negeri mereka dari penguasaan penjajah yang zhalim dan melampui batas. Sementara itu di sisi lain mereka mendiamkan setiap aksi para perusak, penindas, serta penjajah yang sejalan dengan mereka; seperti Israel, Atheis Rusia, Fundamentalis Hindu India, Serbia, serta yang lain-lainnya. Apa-apa yang sampai kepada kaum muslimin di negeri-negeri lain adalah sesuatu yang benar-benar jauh dari realitas.Bahkan, sengaja diputarbalikkan dari kenyataan yang sesungguhnya. 3. Sekulerisasi Pendidikan Hampir di seluruh negeri muslim telah berdiri model pendidikan sekolah yang lepas dari nilai-nilai keagamaan. Mereka sengaja memisahkan antara agama dengan ilmu pengetahuan di sekolah.Sehingga muncullah generasi-generasi terdidik yang jauh dari agamanya.Sekolah macam inilah yang mereka dirikan di bumi Islam pada masa penjajahan (imperialisme), untuk menghancurkan Islam dari dalam tubuhnya sendiri. 4. Pemurtadan Ini adalah program yang paling jelas kita saksikan. Secara terang-terangan orang-orang non muslim menawarkan “bantuan” ekonomi; mulai dari bahan makanan, rumah, jabatan, sekolah, dan lain-lainnya untuk menggoyahkan iman orang-orang Islam. Cara melawan perang pemikiran Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk melawan perang pemikiran yang dilancarkan oleh orang kafir. Antara lain sebagai berikut : 1. Membentengi pemikiran kaum muslimin dengan ajaran-ajatran islam yang menyeluruh. 2. Mengecek kebenaran setiap informasi yang didapatkan. 3. Pembinaan islam secara rutin. 4. Sering membaca dan mentadaburi Al Qur’an. 5. Membaca media yang diterbitkan oleh umat muslim yang berbasis ideologi islam. Berteman dengan orang-orang yang selalu mengajak dan mengingatkan kepada kebaikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar