Yang berjatuhan di jalan dakwah (Fathi Yakan)
# Sebab-sebab dari pergerakan :
1.
Lemahnya aspek tarbiyah
Seorang
kader dakwah keimanannya harus diusahakan agar tidak menurun atau berkurang.
Sebaliknya keimanan nya harus di tingkatkan dengan senantiasa menyibukkan diri
dengan aktivitas tarbiyah.
2.
Tidak proporsional dalam memposisikan anggota
Pergerakan
yang professional dan matang adalah pergerakan yang megetahui kemampuan,
kecenderungan, dan bakat para anggotanya.
3.
Tidak memberdayakan semua anggota
Manakala
masalah itu tidak di manajemen dengan baik, maka kader yang tidak mendapat
tugas, seiring berjalannya waktu, akal, dan hatinya pun berubah-ubah hingga akhirnya
menghilang di pentas dakwah. Untuk itu setiap kader harus di beri tugas sesuai
posisi dan tanggung jawabnya, sehingga ia merasa dirinya aktif apapun posisi
dan levelnya.
4.
Lemahnya control
Manakala
seorang kader sedang ada problem, maka pergerakan turut membantu mencari solusi
dan menyelesaikan semua itu, maka anggota/kader akan merasa nyaman dan
diperhatikan oleh lembaga.
5.
Kurang sigap dalam menyelesaikan persoalan
Apabila
suatu lembaga pergerakan dalam menyelesaikan persoalan, maka akan mengganggu
aktivitas dakwah, sehingga lambat laun kader pun merasa jenuh akan semua
masalah tersebut dan akan pergi.
6.
Kontak internal
Sebab
munculnya konflik internal adalah diantaranya : lemahnya pimpinan dalam hal
manajemen (barisan dan berbagai urusan), adanya kekuatan eksternal yang dapat
merusak barisan, perbedaan watak antar anggota, tidak adanya komitmen pada
kaidah-kaidah, dll
# Sebab-sebab dari
individu
1.
Watak yang intradisipliner (pemalas)
2.
Takut mati dan miskin
3.
Sikap ekstrem dan berlebihan
4.
Sikap mempermudah dan mengaanggap enteng
5.
Ghurur dan senang tampil
6.
Cemburu terhadap orang lain
7.
Fitnah sebagai senjata
# Sebab sifat
pemimpin
1.
Mesti mengenal dakwah
2.
Mesti mengenal diri
3.
Perhatian yang utuh terhadap bawahan
4.
Teladan yang baik
5.
Pandangan yang tajam
6.
Kemauan yang kuat
7.
Fitrah yang mengundang simpati
8.
Optimisme
# Sebab eksternal
1.
Tekanan tribulasi (sering mendapat amanah/merasa
terdzolimi)
2.
Tekanan keluarga
3.
Tekanan lingkungan
4.
Tekanan gerakan deskruktif (doktrin wajihah lain
yang berlabelkan islam)
5.
Tekanan dan figuritas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar